Kenalin nama saya Vinna Utami Putri dan disamping saya Rizqa Putriana Ridha Sedar. Kita adalah chairmate. Dia teman yang paling nyambung buat saya. Dia itu orangnya over load banget, sampai-sampai saya juga ikut ketularan over load. Kerjaan kami setiap hari adalah cengengesan gak perduli sama guru yang kiler atau baik hati. Dan dibalik cengengesan kami itu, tersembunyi sisa-sisa cerita malam. Ets jangan ambigu dulu sama cerita malam tersebut hahaha. Yang sebenarnya kami tertawakan di kelas tanpa sebab itu adalah sebuah kesedihan yang tidak tau disebabkan oleh apa, ngerti gaaak? Kami aja gakkkk! Aneh kan? Intinya, hidup kami ini "stay calm" aja dengan keadaan hati bagaimanapun kami secara spontan selalu memperlihatkan keceriaan kami. Padahal mungkin banyak 1001 rasa yang terpendam disini niiiih! *nunjuk dada* #plisgausahngeres Mungkin beginilah ekspresi kami sebenarnya tanpa orang lain ketahui ntah bagaimana dalamnya... huft :) Keep calm and enjoy you...
Ini cerita dimana pilihan tak diperioritaskan. Ini cerita dimana objek yang dituju bukan objek yang sebenarnya. Kala hujan yang datang pun terasa teramat dingin. Meski pandangan akhir hari itu adalah kedua bola matamu. Kamu bukan yang masuk dalam daftarku. Namun kau salah satu dimana pilihan itu muncul meski kau bukan pilihan. Entah apa ini. Alay atau tidak jelas. Saya memang sosok yang tidak mudah dipahami. Entah dari mana itu muncul. Sosok itu memang ada namun bukan sosok yang kulihat dengan mata yang berbeda. Bagaimana cara untuk menjadikan sosok itu seperti sedia kala, kala mata memandangnya hanya sekedar mata.
Januari merupakan bulan yang sangat melelahkan. Dimana dimulainya pengayaan setiap hari senin-rabu. Terus malamnya diikutin sama bimbel di GO. Bulan pengejaran nilai yang sempat anjlok. Ahhh UN ! 20 paket. Ini bikin streees banget. Bulan yang menjungkir balik perasan.
Komentar
Posting Komentar